Pelatihan Barista Penyandang Disabilitas 2026
Pembukaan Pelatihan Barista Tahun 2026
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah resmi membuka Pelatihan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Kejuruan Barista Tahun 2026 di Kantor . Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan, Perluasan Penempatan, dan Produktivitas Tenaga Kerja (P5TK) Abraham Tadanugi.Pelatihan diikuti oleh 10 peserta dengan ragam disabilitas fisik, intelektual, dan sensorik. Selama 22 hari ke depan, para peserta akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di LPK Javasloka Palu sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.Dalam sambutan Kepala Dinas yang dibacakan oleh Kepala Bidang P5TK, disampaikan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Pelatihan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menciptakan pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas agar mampu bersaing di dunia kerja.Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga membangun kompetensi, pengalaman, dan kepercayaan diri. Diharapkan pula lahir barista-barista profesional yang siap bekerja, berwirausaha, serta membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih masa depan yang lebih baik.
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah resmi membuka Pelatihan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas Kejuruan Barista Tahun 2026 di Kantor . Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan, Perluasan Penempatan, dan Produktivitas Tenaga Kerja (P5TK) Abraham Tadanugi.
Pelatihan diikuti oleh 10 peserta dengan ragam disabilitas fisik, intelektual, dan sensorik. Selama 22 hari ke depan, para peserta akan mengikuti pelatihan berbasis kompetensi di LPK Javasloka Palu sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja maupun membangun usaha secara mandiri.
Dalam sambutan Kepala Dinas yang dibacakan oleh Kepala Bidang P5TK, disampaikan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Pelatihan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam menciptakan pembangunan ketenagakerjaan yang inklusif dan berkeadilan, sekaligus meningkatkan kompetensi penyandang disabilitas agar mampu bersaing di dunia kerja.
Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh, tidak hanya mengejar sertifikat, tetapi juga membangun kompetensi, pengalaman, dan kepercayaan diri. Diharapkan pula lahir barista-barista profesional yang siap bekerja, berwirausaha, serta membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih masa depan yang lebih baik.
